Bagiku, kejadian ini adalah hal yang sangat luar biasa. Tanpa kuasaNYA, ini tak akan pernah terjadi.
Beberapa tahun terakhir ini haidku emang ga teratur. Ga seperti siklus
haid biasanya yang datang tiap sebulan sekali. Dulu pertama kali haid hingga
kuliah sekitar semester 3-4 haidku masih teratur-teratur aja, tiap 1 bulan
sekali. Barulah sekitar semester 4 haidku mulai ga teratur, kadang 2 bulan
sekali, kadang 3 bulan sekali. Siklus yang ga teratur seperti ini berlangsung
beberapa tahun, bahkan di tahun 2011 aku ga haid selama 8 bulan. Saat itu
(sekitar akhir Desember 2011) aku memilih untuk pergi ke dokter kandungan dan
berobat. Alhamdulillah, Allah mengijinkan aku haid. Hanya saja waktu itu haidku
berlangsung selama 1 bulan penuh yaitu selama bulan Januari 2012. Tapi puji
syukur padaNYA yang masih mengijinkan aku untuk haid saat itu.
Bulan depannya yaitu Februari 2012 aku berharap akan haid lagi, tapi
Februari lewat gitu aja tanpa datang haid. Maret pun begitu. Hingga April, Mei,
Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember, bahkan memasuki bulan
Januari tahun berikutnya yaitu 2013 aku masih juga belum haid. Beberapa temen
yang tahu hal ini nyaranin aku untuk berobat lagi ke dokter karena pengobatan
waktu itu ga kulanjutin. Emang sih, waktu itu dokter pesen kalau seandainya
bulan berikutnya aku haid diminta untuk balik lagi, begitupun sebaliknya kalau
ternyata bulan berikutnya aku ga haid juga mesti balik lagi. Tapi aku ga pernah
balik lagi ke dokter untuk berobat, bahkan ketika temen-temenku nyaranin aku untuk ke
dokter lagi. Entah kenapa aku sama sekali tak tergerak untuk ke dokter, kayak
dikasih tahu kuping kanan lewat kuping kiri, hehehe.
Tapi sebenernya jauh di lubuk hatiku yang paling dalem, aku sangat yakin
kalau Allah menghendakiku untuk haid lagi maka ga ada yang ga mungkin.
Saat itu aku berpikir, kalau menurut orang-orang dengan pergi ke dokter
dan mengkonsumsi obat yang diberikan akan membuatku bisa haid lagi, apalagi dengan
pergi ke Allah yang menciptakan sang dokter?? Bukankah suatu kesembuhan setelah
berobat ke dokter adalah juga atas ijin Allah? Saat itu aku bisa haid lagi juga
atas ijin Allah, melalui sang dokter. Dan aku yakin, ada atau tidak adanya
dokter, ada atau tidak adanya obat, kalau Allah menghendakiku untuk haid lagi
maka aku akan haid lagi atas ijin dan ridhoNYA. Keyakinan itu lah yang
membuatku bertahan dan terus melangkah. Aku memilih untuk menumpukan segala
harapanku padaNYA. Kubawa harapanku untuk bisa haid lagi ke dalam doa. Lalu apa
yang terjadi?? Hari-hariku berlalu tanpa haid. Hampir saja aku putus asa karena
masih juga belum haid. Tapi aku kembali ingat akan kuasa Allah. Tidak ada yang
tidak mungkin bagiNYA. Jangankan haid, burung-burung pun bisa Allah terbangkan
tanpa ada yang menyangganya, laut yang terhampar luas, langit biru yang indah,
sungai-sungai yang mengalir, dan seluruh alam semesta ini beserta isinya. Lalu
apa yang membuatku harus ragu padaNYA???
“Aku bisa haid untuk pertama
kalinya adalah atas ijinMU Ya Rabb, aku bisa haid secara teratur juga atas
ijinMU. Ketika haidku tidak teratur itu juga adalah atas ijinMU, maka atas
ijinMU juga lah aku akan bisa haid lagi. Atas ijinMU juga lah haidku akan
teratur lagi. Ijinkanlah aku bisa haid lagi Ya Allah. Lancarkanlah haidku,
ijinkanlah aku bisa haid lagi secara teratur setiap bulannya. Kalau memang
Engkau menghendaki aku pergi ke dokter, berilah aku petunjuk dokter mana yang
harus aku datangi. Tak ada satu dokter atau obat manapun yang akan membuatku
haid lagi kecuali adalah atas ijinMU. Cukup bagiku Engkau Ya Allah, cukup
bagiku Engkau. Tiada Tuhan selain Engkau. Hanya kepadaMU aku bertawakkal dan
Engkaulah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang Agung”.
Kalau sebelumnya aku kurang intens berdoa dan memohon padaNYA untuk
bisa haid lagi, maka saat itu aku putuskan untuk lebih sering membawa doaku setiap
usai sholat, baik itu sholat wajib maupun sunnah.
“Kalau sebelumnya dalam sehari
mungkin aku berdoa meminta bisa haid lagi hanya
setelah sholat Dzuhur saja, atau setelah Maghrib saja, setelah Subuh saja,
setelah Isya’ saja, setelah Dhuha saja, setelah Tahajjud saja, atau sehari
dalam 2 atau 3 waktu saja setelah sholat, maka mulai sekarang aku harus selalu
membawa doa itu ke dalam 7 waktu sholatku. Aku ga boleh meninggalkan doa itu. Aku harus selalu membawanya, kalau perlu aku bikin saja checklist untuk
melihat apakah aku membawa doa itu atau tidak dalam 7 waktu sholatku setiap
harinya”. Begitulah tekadku di awal tahun 2013.
Aku merasa bahwa ini udah
sangat urgent, 1 tahun aku ga haid. Maka aku pun melakukannya. Mulai untuk
selalu membawa doa agar diijinkan haid lagi kedalam doa-doaku setiap setelah sholat wajib maupun sunnah.
Berdoa 7x sehari, dengan isi doa yang sama. Maka apa yang terjadi???
Subhanallah, belum ada 1 minggu aku rutin membawa doa itu ke dalam 7 waktu
sholatku, Allah sudah mengijinkan aku untuk bisa haid lagi. Belum ada 1 minggu.
Bahkan aku belum sempat membuat checklist,
hanya berdasarkan ingatan saja dan kemauan yang kuat agar selalu ingat untuk membawa
doa itu. Kalau tidak salah hanya 4 sampai 5 hari setelah aku rutin membawa doa
itu setelah sholat wajib 5 waktu ditambah setelah sholat Dhuha dan setelah Tahajjud.
Subhanallah, Maha Suci Engkau. Alhamdulillah, puji syukur kupanjatkan padaMU Ya
Rabb. Aku ga bisa mengungkapkan kebahagiaanku di pagi itu, tangis bahagia dan
sujud syukurku pun turut mengiringi kebahagiaanku.
Akulah yang malas meminta padaMU
Ya Rabb, aku lah yang tidak merutinkan permohonanku. Akulah yang merasa bosan
untuk terus membawa doa itu setiap seusai sholat wajib maupun sunnah. Akulah
yang meninggalkan permohonan itu, bukan Engkau. Ampunilah aku. Dan berikanlah
selalu aku petunjukMU.
Akulah yang tak sabar dalam
setiap doaku Ya Rabb, aku lah yang selalu datang dan pergi dariMU sesuka hatiku.
Sedangkan Engkau selalu setia menemaniku dalam setiap keadaanku. Ampunilah aku.
Dan berikanlah selalu aku petunjukMU.
Terima kasih Ya Allah atas segala karuniaMU yang tak terhingga padaku dan
keluargaku hingga detik ini. Terima kasih atas segala rahmat dan kasih sayang
yang selalu Engkau curahkan pada kami. Tidak pernah ada yang sia-sia dalam
setiap peristiwa yang Engkau berikan dalam keluarga kami, segala permasalahan,
segala kesulitan maupun kemudahan, segala tangis maupun tawa, semuanya membawa
hikmahnya masing-masing, yang sesungguhnya adalah anugerah dariMU.
Semoga Engkau berkenan mengijinkan haid ini untuk bisa istiqomah
datang setiap 1 bulan sekali, dengan jumlah hari dan volume haid yang normal,
amiin.
Semoga Engkau juga mengistiqomahkanku dalam berdoa dan beribadah
kepadaMU, mengistiqomahkanku dalam keimanan ini. Karena Engkau lah Sang Maha
Pembolak Balik hati manusia, tak ada yang pernah tahu esok kami akan seperti
apa, bahkan 1 menit kemudian pun tak akan pernah ada yang tahu. Kumohon,
tetapkanlah imanku kepadaMU, berilah aku petunjukMU, dan bimbinglah aku selalu
di jalanMU, amiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar